Hadapai Hidup ini apa adanya

August 19, 2009

Kondisi dunia ini penuh kenikmatan, banyak pilihan, penuh rupa, dan banyak warna. Semua itu bercampur baur dengan kecemasan dan kesulitan hidup. Dan, Anda adalah bagian dari dunia yang berada dalam kesukaran.

Anda tidak akan pernah menjumpai seorang ayah, istri, kawan, sahabat, tempat tinggal, atau pekerjaan yang padanya tidak terdapat sesuatu yang menyulitkan. Bahkan kadangkala justru pada setiap hal itu terdapat sesuatu yang buruk dan tidak Anda sukai. Maka dari itu, padamkanlah panasnya keburukan pada setiap hal itu dengan dinginnya kebaikan yang ada padanya. Itu kalau Anda mau selamat dengan adil dan bijaksana. Pasalnya setiap luka ada harganya.

Allah menghendaki dunia ini sebagai tempat bertemunya dua hal saling berlawanan, dua jenis yang saling bertolak belakang, dua kubu yang saling berseberangan dan dua pendapat yang saling berseberangan. Yakni yang baik dengan yang buruk, kebaikan dengan kerusakan,kebahagian dengan kesedihan. Dan setelah itu Allah akan mengumpulkan semua yang baik, kebagusan dan kebahagiaan itu di surga. Adapun yang buruk,kerusakan dan kesedihan akan dikumpulkan dineraka " Dunia ini terlaknat, dan terlaknat semua yang ada didalamnya, kecuali dzikir kepada Allah dan semua yang berkaitan dengannya, seorang yang alim dan seorang yang berlajar " begitu hadis berkata.

Maka, jalanilah hidup ini sesuai dengan kenyataan yang ada. Jangan larut dalam khayalan. Dan, jangan pernah menerawang ke alam imajinasi. Hadapi kehidupan ini apa adanya; kendalikan jiwa Anda untuk dapat menerima dan menikmatinya !. Bagaimananpun, tidak mungkin semua teman tulus kepada Anda dan semua perkara sempurna dimata Anda. Sebab, ketulusan dan kesempurnaan itu ciri dan sifat kehidupan dunia.

Bahkan, istri Anda pun tak tak akan pernah sempurna di mata Anda. Maka kata hadist, "Janganlah seorang mukmin mencela seorang mukminah (istrinya), sebab jika ia tidak suka pada salah satu kebiasaannya maka dia bisa menerima kebiasaannya yang lain."

Adalah seyogyanya bila kita merapatkan barisan, menyatukan langkah, saling memaafkan dan berdamai kembali, mengambil hal-hal yang mudah kita lakukan, meninggalkan hal-hal yang menyulitkan, menutup mata dari beberapa hal untuk saat-saat tertentu, meluruskan langkah, dan mengesampingkan berbagai hal yang mengganggu. ( Dikutip oleh Ismunadji , dari Buku La Tahzan , Jangan bersedih, Karya Dr.Aidh al-Qarni,penerjemah Samson Rahman )

Comments

No Comments Yet.

Got something to say?





"Ya Allah!" #1

Ketika bumi terasa menyempit dikarenakan himpitan persoalan hidup, dan jiwa terasa tertekan oleh beban berat kehidupan yang harus Anda pikul, menyerulah:"Ya Allah!". Kuingat Engkau saat alam begitu gelap gulita, dan wajah zaman berlumuran debu hitam Kusebut nama-Mu dengan lantang disaat fajar menjelang, dan fajarpun merekah seraya menebar senyuman indah .
Continue reading »

Jangan Bersedih #2

Jangan Bersedih Atas Kegagalan, Karena anda Masih Memiliki Banyak Kenikmatan. Jangan Bersedih Bila Kebaikan Anda Tak dihargai Orang, Sebab yang Anda Cari Adalah Pahala dari Allah!.
Continue reading »