DUNIA MAYA YANG SAYA NIKMATI

September 1, 2009

Saya lahir pada tahun 1951 sedangkan bulan dan tanggalnya tidak saya temukan, karena data yang saya punya ada di ijazah SR ( SD ) saya dengan ijazah di SMEP dan SMEA saya tidak sama, akhirnya saya menggunakan data terakhir yang tercantum di ijazah SMEA saya, yakni tgl. 15 juli 1951.

Saya lahir dari keluarga tidak punya, Ayah seorang buruh tukang kayu dan ibu saya seorang buruh tani, kedua orang tua saya asli Bantul, sedang saya lahir dan besar di Yogyakarta, tepatnya di Kampung Mergangsan Lor.

Masa kanak-2, saya habiskan di SR(Sekolah Rakyat), Sekarang SD(Sekolah Dasar) di kampung Mergangsan, letaknya hanya 200 m dari rumah, semasa sekolah SD sempat tinggal kelas di kelas 5, jadi SD, saya jalani selama 7 tahun. Saya rtermasuk murid yang rajin, tapi tidak tahu kok saya bisa tinggal kelas, saya yang bodoh atau guru saya yang tidak bisa mengajar sehingga saya harus menjalani di kelas 5 SD selama 2 tahun, namun Alhamdulillah saya lulus dari kelas 6 SD termasuk juara 3(tiga) dari SD saya di Mergangsan.

Ternyata juara 3 dari SD Mergangsan, tidak bisa mengantarkan saya masuk SMP Negeri, akhirnya saya masuk di SMEP ( Sekolah Menengah Ekonomi Pertama ) di Yayasan PIRI Yogyakarta, lagi lagidi SMEP PIRI ini saya jalalani selama 3,5 tahun, tapi kali ini bukan karena saya bodoh, tetapi karena Pemerintah RI saat ini sedang kacau ( Tahun 1965, terjadi G30 S( Gerakan 30 September 1965 oleh PKI) jadi sekolah saya menjadi korbannya, tahun akhir ajaran diundur dari Juli menjadi Desember. Tapi akhirnya saya lulus juga pada Tahun 1967. Kalau tidak salah Pemerintah pada saat itu mengadakan pemotongan nilai uang dari Rp. 1.000.- menjadi Rp. 1,- karena inflasi hampir mencapai 1000%.

Tahun 1967 saya masuk SMEA Negeri II, saya masuk dengan modal pinjaman orang tua saya sebesar Rp. 500.- dan Alhamdulillah saya diterima dan dpat menyelesaikan sekolah tepat selama 3 tahun. Tahun 1970 saya lulus SMEA tetapi tidak bisa melanjutkan karena kendala biaya. ( Bersambung )

Ditulis dan diposting oleh : Ismunadji

Comments

No Comments Yet.

Got something to say?





"Ya Allah!" #1

Ketika bumi terasa menyempit dikarenakan himpitan persoalan hidup, dan jiwa terasa tertekan oleh beban berat kehidupan yang harus Anda pikul, menyerulah:"Ya Allah!". Kuingat Engkau saat alam begitu gelap gulita, dan wajah zaman berlumuran debu hitam Kusebut nama-Mu dengan lantang disaat fajar menjelang, dan fajarpun merekah seraya menebar senyuman indah .
Continue reading »

Jangan Bersedih #2

Jangan Bersedih Atas Kegagalan, Karena anda Masih Memiliki Banyak Kenikmatan. Jangan Bersedih Bila Kebaikan Anda Tak dihargai Orang, Sebab yang Anda Cari Adalah Pahala dari Allah!.
Continue reading »