<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>

<channel>
	<title>Ismunadji.Net</title>
	<atom:link href="http://ismunadji.net/blog/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ismunadji.net/blog</link>
	<description>Isi Waktu Luang dengan Berbuat</description>
	<pubDate>Thu, 19 Aug 2010 01:10:56 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7.1</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Seni Memaksimalkan Daya Tarik</title>
		<link>http://ismunadji.net/blog/seni-memaksimalkan-daya-tarik/</link>
		<comments>http://ismunadji.net/blog/seni-memaksimalkan-daya-tarik/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Aug 2010 01:10:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ismunadji.net/blog/?p=78</guid>
		<description><![CDATA[
 

Seni Memaksimalkan Daya Tarik
Oleh: Anne Ahira
Memiliki kepribadian yang menarik pasti diidamkan setiap insan. Saya, Anda,
maupun siapa saja. Kehadiran pribadiyang menarik selalu dinanti-nantikan banyak orang. Ketiadaannya dirindukan.
Pertanyaannya, kualitas istimewa APA yang ada pada manusia, yang bisa membuat orang lain kagum dan terpesona? Dan&#8230; ANDA-kah orangnya?
Sebagian orang mungkin berpikir hanya orang-orang yang cantik, ganteng secara
fisik, pintar, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]><xml> <w:WordDocument> <w:View>Normal</w:View> <w:Zoom>0</w:Zoom> <w:PunctuationKerning /> <w:ValidateAgainstSchemas /> <w:SaveIfXMLInvalid>false</w:SaveIfXMLInvalid> <w:IgnoreMixedContent>false</w:IgnoreMixedContent> <w:AlwaysShowPlaceholderText>false</w:AlwaysShowPlaceholderText> <w:Compatibility> <w:BreakWrappedTables /> <w:SnapToGridInCell /> <w:WrapTextWithPunct /> <w:UseAsianBreakRules /> <w:DontGrowAutofit /> </w:Compatibility> <w:BrowserLevel>MicrosoftInternetExplorer4</w:BrowserLevel> </w:WordDocument> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> <w:LatentStyles DefLockedState="false" LatentStyleCount="156"> </w:LatentStyles> </xml><![endif]--><!--[if !mso]><span class="mceItemObject"   classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id=ieooui></span><br />
<mce:style><!  st1\:*{behavior:url(#ieooui) } --></p>
<p><!--[endif]--> <!--[if gte mso 10]><br />
<mce:style><!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0mm 5.4pt 0mm 5.4pt; 	mso-para-margin:0mm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} --></p>
<p><!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt;"><strong><span style="font-size: 13.5pt;">Seni Memaksimalkan Daya Tarik</span></strong></p>
<p>Oleh: <a title="Bisnis Online" href="http://prospectinternetmarketing.com" target="_self">Anne Ahira</a></p>
<p>Memiliki kepribadian yang menarik pasti diidamkan setiap insan. Saya, Anda,<br />
maupun siapa saja. Kehadiran pribadiyang menarik selalu dinanti-nantikan banyak orang. Ketiadaannya dirindukan.</p>
<p>Pertanyaannya, kualitas istimewa APA yang ada pada manusia, yang bisa membuat orang lain kagum dan terpesona? Dan&#8230; ANDA-kah orangnya?</p>
<p>Sebagian orang mungkin berpikir hanya orang-orang yang cantik, ganteng secara<br />
fisik, pintar, atau bahkan kaya yang memiliki daya tarik? Sebenarnya tidak demikian!</p>
<p>Setiap orang berpotensi untuk menjadi seorang insan yang memiliki daya tarik<br />
tinggi, menjadi sosok yang dielu dan diharapkan. Termasuk Anda sendiri!<br />
Pesona Anda bisa ditumbuhkan dan diciptakan dengan energi positif yang<br />
Anda miliki.</p>
<p>Bagaimana memunculkan aura positif Anda agar membuat ketertarikan bagi yang<br />
lainnya?</p>
<p>Berikut adalah 7 Seni Memaksimalkan Daya Tarik:</p>
<p><strong>Terus berbuat baik tanpa pernah</strong><strong><br />
<strong>menghitungnya</strong></strong></p>
<p>Lakukan kebaikan layaknya menulis di atas pasir dan pahatlah di batu untuk<br />
setiap kesalahan yang Anda lakukan. <span id="more-78"></span></p>
<p>Artinya, lupakan setiap kebaikan Anda kepada orang lain, tak perlu menghitung. Sikap seperti ini akan melatih keikhlasan, dan pada saatterbiasa, Anda akan merasakan arti puas<br />
yang sejati.</p>
<p><strong>Merendahlah Agar Anda Menjadi Tinggi </strong></p>
<p>Orang yang merendah justru banyak disenangi orang lain. Lain halnya dengan orang yang sombong, kerendahan hati merupakan perwujudan dari toleransi dan memiliki nilai yang tinggi.</p>
<p>Kerendahan hati dan kedamaian saling bertautan. Perca yalah pada diri<br />
sendiri, dan singkirkan keinginan untuk selalu ingin membuktikan pada orang lain.</p>
<p><strong>Jagalah Kemurnian</strong></p>
<p>Tampilah &#8216;apa adanya&#8217;. Jadilah diri sendiri.  Untuk memiliki daya tarik<br />
kita tidak perlu menjadi orang lain.Menjadi diri sendiri jauh lebih bernilai ketimbang kita selalu ingin tampil &#8217;seperti orang lain&#8217;.</p>
<p><strong>Jadilah Orang Yang Penuh Minat</strong></p>
<p>Apa yang <span> </span>Anda katakan pada diri sendiri tentang kehidupan dan diri Anda sendiri, dari hari ke hari, adalah efek yang luar biasa.</p>
<p>Sepanjang waktu, lihatlah diri Anda sendiri sebagai pribadi yang menarik.<br />
Pertahankan perasaaan itu sejelas mungkin dalam pikiran.</p>
<p>Dengan sendirinya, &#8216;alam&#8217; akan menarik segala hal yang penting untuk menyempurnakan perasaan dan pandangan <span> </span>Anda itu.</p>
<p>Jadilah orang yang selalu ceria, penuh harapan, dan buat dunia ini terpikat pada <span> </span>Anda!</p>
<p><strong>Wajah Ceria</strong></p>
<p>Tertawa itu sehat. Buat wajah Andaselalu ceria.</p>
<p>Saat kita tersenyum, otak akan bereaksi dan memproduksi endorphin (zat alami<br />
yang memindahkan rasa sakit). Selain itu, senyuman akan membuat Anda bisa<br />
rileks. Senyuman juga akan menebarkan kegembiraan pada orang lain.</p>
<p>Tekankan dalam pikiran, saat Anda bersama orang lain, bahwa senyuman<br />
dapat memperpendek &#8216;jarak&#8217; antar orang lain.</p>
<p><strong>Antusias dan Hasrat</strong></p>
<p>Dua hal ini merupakan ibu yang melahirkan sukses. Antusias dan hasrat dapat mendatangkan uang, kekuatan dan pengaruh. Hal besar tak akan dapat dicapai tanpa antusias.</p>
<p>Yakin selalu pada apa yang Anda<span> </span>kerjakan. Kerjakan tiap pekerjaan Anda dengan penuh cinta. Masukan antusias dalam pribadi Anda, maka ia akan<br />
menciptakan hal yang luar biasa buat Anda.</p>
<p><strong>Tata Krama</strong></p>
<p>Tingkah laku, kesopanan dan kebaikan bisa membuat orang lain percaya pada kita. Tata karma yang baik akan membuat orang lain merasa nyaman dengan kita.</p>
<p>Tata karma merupakan sumber kesenangan, memberikan rasa aman, dan ini dilakukan<br />
dengan menunjukan penghormatan pada oran lain.</p>
<p>Bersikap sopanlah pada setiap orang yang Anda kenal, tidak peduli status<br />
dan kedudukan mereka. Perlakukanlah setiap orang dengan tata krama.</p>
<p>Nah, bagaimana , tidak sulit bukan? <img src='http://ismunadji.net/blog/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Temanmu,<br />
Ahira</p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Times New Roman&quot;;">************** RESOURCE BOX ***************</span></p>
<p>Asian Brain Newsletter - Think &amp; Succeed! Kontribusi Anne Ahira &amp; PT. Asian Brain<br />
untuk menggali dan melejitkan potensi masyarakat Indonesia!</p>
<p>Jika tulisan saya dirasa bermanfaat, tolong sebarkan alamat</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ismunadji.net/blog/seni-memaksimalkan-daya-tarik/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Mudah Menyimpan User Id dan Passwords</title>
		<link>http://ismunadji.net/blog/cara-mudah-menyimpan-user-id-dan-passwords/</link>
		<comments>http://ismunadji.net/blog/cara-mudah-menyimpan-user-id-dan-passwords/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Jan 2010 04:29:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ismunadji.net/blog/?p=61</guid>
		<description><![CDATA[Saya sudah lama tidak posting di blog saya ini, mungkin postingan saya ini akan bermanfaat bagi rekan-rekan Internet Marketer yang lain, terutama yang masih baru masuk di dunia bisnis Internet atau yang sudah lama-pun kalau mau mepraktekkan juga ada baiknya, menurut saya tentunya.
 
Setiap Internet Marketer pasti banyak menyimpan file user id dan juga pasword [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><span class="postbody">Saya sudah lama tidak posting di blog saya ini, mungkin postingan saya ini akan bermanfaat bagi rekan-rekan <a href="http://prospectinternetmarketing.com" target="_blank">Internet Markete</a>r yang lain, terutama yang masih baru masuk di dunia bisnis <a href="http://prospectinternetmarketing.com" target="_blank">Internet</a> atau yang sudah lama-pun kalau mau mepraktekkan juga ada baiknya, menurut saya tentunya.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span class="postbody"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span class="postbody">Setiap <a href="http://internet-marketingindonesia.com" target="_blank">Internet Marketer</a> pasti banyak menyimpan file user id dan juga pasword baik itu untuk email, blog, website dll termasuk juga kalau akan login ke rekening paypal atupun juga rekening bank kita, dan setiap kita akan login sering kali kita lupa user id dan pasword kita karena terlalu banyaknya user id dan password kita yang berbeda-beda.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span class="postbody"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span class="postbody">Nah ini salah satu ilmu yang diberikan <a href="http://azizraharjo.com/" target="_blank">Mas Aziz</a> Moderator AB pada waktu <a href="http://abjogja.com" target="_blank">Gath di AB Jogja</a> 24 Januari 2010, adalah cara menyimpan user id dan paswords login ke blog kita atau email kita dengan aman, saya sudah praktekkan ternyata enak sekali dan tidak pusing-pusing mengingat pasword yang mungkin kita punya banyak paswords. Caranya gampang kok dan gratis, cuma masuk ke <a href="https://lastpass.com/" target="_blank">https://lastpass.com</a> dan terus istall di Firefox atau browsser yang lain sesuka kita, ikuti saja petunjuknya&#8230;&#8230;&#8230;..viola jadilah sudah ! silahkan coba. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span class="postbody"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span class="postbody">Demikian sedikit Tip dan Trik yang saya dapat dari Gath AB Jogja, mudah-mudahan bermanfaat. Namun bila Anda ingin tahu lebih banyak tentang Tip dan Trik didunia Internet Marketing Anda bisa bergabung <a href="http://prospectinternetmarketing.com" target="_blank">disini </a>gratis untuk bulan pertama. Salam Internet Marketer  di Indonesia, Sukses selalu meyertai kita.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span class="postbody"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span class="postbody">Ditulis dan diposting oleh : <a href="http://jogjacraftcenter.com" target="_blank">Ismunadji</a><span> <a href="http://jogjaparfum.com" target="_blank"> </a></span><a href="http://jogjaparfum.com" target="_blank">http://jogjaparfum.com</a></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ismunadji.net/blog/cara-mudah-menyimpan-user-id-dan-passwords/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Rahasia Affiliate Amazon</title>
		<link>http://ismunadji.net/blog/rahasia-affiliate-amazon/</link>
		<comments>http://ismunadji.net/blog/rahasia-affiliate-amazon/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 Jan 2010 02:34:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ismunadji.net/blog/?p=58</guid>
		<description><![CDATA[Tanpa Basa – Basi Panjang Lebar
Inilah Peluang Usaha Online Di Internet
Simpel, Jelas Dan Langsung Tertarget
Untuk Mendapatkan Uang Dalam Dollar Atau Rupiah!
Halo Indonesia!
Ingin sekali rasanya berbagi pengetahuan dan pengalaman kepada anda semua yang ingin mencoba atau sekarang sedang menjalankan bisnis online, internet marketing atau mendapatkan uang dari internet.
Dan bagi yang baru belajar internet sekalipun, jangan sia-siakan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h1 style="color: #152f54; font-size: 20px;">Tanpa Basa – Basi Panjang Lebar<br />
Inilah Peluang Usaha Online Di Internet<br />
<span style="background-color: #ffff99; color: #990000;">Simpel, Jelas Dan Langsung Tertarget</span><br />
Untuk Mendapatkan Uang Dalam Dollar Atau Rupiah!</h1>
<p align="justify">Halo Indonesia!</p>
<p>Ingin sekali rasanya berbagi pengetahuan dan pengalaman kepada anda semua yang ingin mencoba atau sekarang sedang menjalankan bisnis online, internet marketing atau mendapatkan uang dari internet.</p>
<p>Dan bagi yang baru belajar internet sekalipun, jangan sia-siakan waktu dan energi anda untuk tidak memanfaatkan peluang yang ada di internet saat ini.</p>
<p>Saya tidak akan mengatakan kepada anda bahwa mendapatkan income dari internet itu susah atau mudah. Tapi saya akan menunjukkan caranya kepada anda yang sudah <span style="color: #990000; text-decoration: underline;">TERBUKTI BERHASIL</span> untuk mendapatkan income rutin dari internet.</p>
<p>Akan saya beberkan kepada anda <span style="color: #990000; text-decoration: underline;">RAHASIA</span> nya dan tunjukan bukti <span style="color: #990000; text-decoration: underline;">CEK</span> yang saya terima setiap bulan pada halaman berikut setelah anda mengisi form dibawah ini.</p>
<p>Jika masih ada keraguan dalam diri anda, silahkan kunjungi blog saya yang membahas seputar<a href="http://www.rahasia-affiliate-amazon.com/?id=ismunadji" target="_blank"> </a> <a href="http://www.rahasia-affiliate-amazon.com/?id=ismunadji" target="_blank">Affiliate Amazon</a> disini.</p>
<p>Sumber : <a href="http://www.rahasia-affiliate-amazon.com/?id=ismunadji" target="_blank">Vietri Anwari ( Waroengbetawi.com)</a> diposting oleh :<a href="http://www.rahasia-affiliate-amazon.com/?id=ismunadji" target="_blank"> </a><a href="http://www.rahasia-affiliate-amazon.com/?id=ismunadji" target="_blank">Ismunadji</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ismunadji.net/blog/rahasia-affiliate-amazon/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Di Mana Tempat Terbaik Kita?</title>
		<link>http://ismunadji.net/blog/di-mana-tempat-terbaik-kita/</link>
		<comments>http://ismunadji.net/blog/di-mana-tempat-terbaik-kita/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Nov 2009 16:32:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ismunadji.net/blog/?p=50</guid>
		<description><![CDATA[
 

Dimanapun kita berada, maka disitulahtempat terbaik kita..!
Seringkali kita merasa terkungkungdengan lingkungan dimana kita berada.
Tidak jarang orang berpikir dan merasa bahwa tidak mungkin bagi mereka untuk
bisa meraih sukses.
Misalnya mereka yang hidup di daerah terpencil, merasa susah, dan jauh untuk
mendapat sentuhan teknologi, atau menerima informasi terbaru dengan cepat.
Hingga berpikir, begitu susahnya berjuang dan mengembangkan usaha.
Sebaliknya, mereka [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]><xml> <w:WordDocument> <w:View>Normal</w:View> <w:Zoom>0</w:Zoom> <w:PunctuationKerning /> <w:ValidateAgainstSchemas /> <w:SaveIfXMLInvalid>false</w:SaveIfXMLInvalid> <w:IgnoreMixedContent>false</w:IgnoreMixedContent> <w:AlwaysShowPlaceholderText>false</w:AlwaysShowPlaceholderText> <w:Compatibility> <w:BreakWrappedTables /> <w:SnapToGridInCell /> <w:WrapTextWithPunct /> <w:UseAsianBreakRules /> <w:DontGrowAutofit /> </w:Compatibility> <w:BrowserLevel>MicrosoftInternetExplorer4</w:BrowserLevel> </w:WordDocument> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> <w:LatentStyles DefLockedState="false" LatentStyleCount="156"> </w:LatentStyles> </xml><![endif]--><!--[if !mso]><span class="mceItemObject"   classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id=ieooui></span><br />
<mce:style><!  st1\:*{behavior:url(#ieooui) } --></p>
<p><!--[endif]--> <!--[if gte mso 10]><br />
<mce:style><!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} --></p>
<p><!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt;"><em>Dimanapun kita berada, maka disitulahtempat terbaik kita..!</em></p>
<p class="MsoNormal">Seringkali kita merasa terkungkungdengan lingkungan dimana kita berada.</p>
<p>Tidak jarang orang berpikir dan merasa bahwa tidak mungkin bagi mereka untuk<br />
bisa meraih sukses.</p>
<p>Misalnya mereka yang hidup di daerah terpencil, merasa susah, dan jauh untuk<br />
mendapat sentuhan teknologi, atau menerima informasi terbaru dengan cepat.</p>
<p>Hingga berpikir, begitu susahnya berjuang dan mengembangkan usaha.</p>
<p>Sebaliknya, mereka yang hidup di kota besar berpikir betapa sesaknya dunia.<br />
Begitu ketatnya tingkat persaingan hidup.</p>
<p>Dimana pun berada, saling sikut, saling senggol, saling tendang. Hingga akhirnya<br />
memutuskan, memang susah untuk menjadi yang terdepan.</p>
<p>Dalam berjuang segala sesuatunya memang seringkali tidak sesuai keinginan kita.<br />
Bisa jadi kita merasa lingkungan tidak lagi ramah, dan kondisinya tidak nyaman.</p>
<p>Padahal sesungguhnya, dimanapun kita berada, pahami bahwa ITULAH tempat<br />
terbaik kita. Tempat dimana kita hidup,tempat di mana kita memperjuangkan apapun<br />
yang kita inginkan.</p>
<p>Sekarang, mari kita renungkan sejenak&#8230;</p>
<p>1. Jika kita selalu saja berpikir bahwa<span> </span>tempat lain adalah lebih baik, maka<br />
sampai kapan kita akan mulai berjuang?</p>
<p>2. Jika kita selalu saja menunggu datangnya kesempatan emas di tempat<br />
lain, berapa banyak waktu yang terbuang, hanya sekadar untuk<br />
menunggunya?</p>
<p>3. Jika kita selalu saja menunda apapun yang bisa kita lakukan di tempat kita<br />
berada sekarang, maka berapa banyak kesempatan yang terbuang percuma?</p>
<p>Dan masih banyak lagi hal yang perlu kita renungkan..!</p>
<p>Karenanya, jika saja kita mau berpikir bahwa <em>inilah tempat terbaik kita</em>, maka</p>
<p class="MsoNormal">kita akan memiliki kesadaran dan kemampuan untuk membuat segala sesuatunya menjadi</p>
<p class="MsoNormal">lebih baik, lebih bernilai, dan penuh arti!</p>
<p class="MsoNormal">Kita semua memiliki kesempatan emas untuk menjadi besar &amp; benar dimana saja&#8230; asal,</p>
<p class="MsoNormal"><strong>kita mau memperjuangkannya!</strong></p>
<p class="MsoNormal">
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Times New Roman&quot;;">Ditulis oleh: Anne Ahira ( <a href="http://prospectinternetmarketing.com" target="_blank">Asian Brain. Com </a>) diposting oleh : <a href="http://ismunadji.net/blog" target="_blank">Ismunadji</a></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ismunadji.net/blog/di-mana-tempat-terbaik-kita/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Bekal Sukses Itu Bernama &#8220;PD&#8221;</title>
		<link>http://ismunadji.net/blog/bekal-sukses-itu-bernama-pd/</link>
		<comments>http://ismunadji.net/blog/bekal-sukses-itu-bernama-pd/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Nov 2009 06:36:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ismunadji.net/blog/?p=46</guid>
		<description><![CDATA[
Masalah krisis kepercayaan diri (krisis PD) seringkali menjadi salah satu
masalah klasik yang dialami oleh sebagian orang.
Meski kelihatannya sederhana, namun jika dibiarkan berlama-lama, krisis PD
bisa jadi bumerang tersendiri. Salah satunya, potensi yang ada dalam diri
kita akan terhambat.
Sekarang mari kita ulas sejauh mana pengaruh kepercayaan diri bisa
mempengaruhi keberhasilan seseorang.
Saat menghadiri seminar atau sebuah pertemuan misalnya, banyak di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]><xml> <w:WordDocument> <w:View>Normal</w:View> <w:Zoom>0</w:Zoom> <w:PunctuationKerning /> <w:ValidateAgainstSchemas /> <w:SaveIfXMLInvalid>false</w:SaveIfXMLInvalid> <w:IgnoreMixedContent>false</w:IgnoreMixedContent> <w:AlwaysShowPlaceholderText>false</w:AlwaysShowPlaceholderText> <w:Compatibility> <w:BreakWrappedTables /> <w:SnapToGridInCell /> <w:WrapTextWithPunct /> <w:UseAsianBreakRules /> <w:DontGrowAutofit /> </w:Compatibility> <w:BrowserLevel>MicrosoftInternetExplorer4</w:BrowserLevel> </w:WordDocument> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> <w:LatentStyles DefLockedState="false" LatentStyleCount="156"> </w:LatentStyles> </xml><![endif]--><!--[if !mso]><span class="mceItemObject"   classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id=ieooui></span><br />
<mce:style><!  st1\:*{behavior:url(#ieooui) } --></p>
<p>Masalah krisis kepercayaan diri (krisis PD) seringkali menjadi salah satu<br />
masalah klasik yang dialami oleh sebagian orang.</p>
<p>Meski kelihatannya sederhana, namun jika dibiarkan berlama-lama, krisis PD<br />
bisa jadi bumerang tersendiri. Salah satunya, potensi yang ada dalam diri<br />
kita akan terhambat.</p>
<p>Sekarang mari kita ulas sejauh mana pengaruh kepercayaan diri bisa<br />
mempengaruhi keberhasilan seseorang.</p>
<p>Saat menghadiri seminar atau sebuah pertemuan misalnya, banyak di antara<br />
kita yang lebih nyaman memilih tempat duduk di belakang ketimbang di depan.</p>
<p class="MsoNormal">Alasannya kadang sederhana.. <em>&#8220;takutditanya sama si pembicara&#8221;</em>. lol<br />
Namun saat seminar sudah dimulai, yang duduk paling belakang seringkali jadi<br />
tidak begitu kelihatan atau terdengar dengan baik apa yang dibicarakan oleh<br />
si pembicara karena terhalang oleh mereka yang duduk di depan!</p>
<p>Pernah merasa seperti itu? <img src='http://ismunadji.net/blog/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Atau saat kita masih berstatus pelajar, apakah kita termasuk yang malu-malu<br />
untuk angkat tangan dan memberikan jawaban yang sebenarnya kita tahu atas<br />
pertanyaan yang ditanyakan guru kita? <img src='http://ismunadji.net/blog/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Sekarang, mari kita cari tahu apa saja yang menyebabkan orang suka minder atau<br />
kurang PD! Berikut beberapa alasannya:</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal"><strong>1. Sering berpikir yang &#8216;tidak-tidak&#8217;</strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong> tentang diri mereka!</strong></p>
<p class="MsoNormal"><em>&#8220;Coba kalau aku tinggi, aku mau dong jadi model terkenal seperti Luna Maya! </em></p>
<p class="MsoNormal"><em>&#8230;Tapi sayang, aku nih pendek &amp; item, gigiku gondrong lagi!!&#8221;</em></p>
<p class="MsoNormal">*<em>* lol, kasihan amet&#8230; hehe</em><em><br />
</em><br />
Anda , jangan pernah memandang sebelah mata terhadap diri kita. Semua yg<br />
kita miliki adalah anugerah Tuhan yang pasti ada manfaatnya.</p>
<p class="MsoNormal"><strong> </strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong>2. &#8220;Takut Salah&#8221; bisa membuat kita  tidak maju.</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt;">Jika kita selalu takut salah dalam melakukan sesuatu, maka pastinya kita<br />
tidak akan pernah bisa berhasil.</p>
<p>Janganlah Anda takut salah! Karena kesalahan sebenarnya adalah langkah<br />
awal menuju keberhasilan.</p>
<p>Tokoh-tokoh besar dunia yang penemuannya sekarang kita nikmati,<br />
dulunya mereka banyak melakukan kesalahan. Namun, mereka terus dan<br />
terus mencoba untuk memperbaiki kesalahannya hingga tercipta sebuah<br />
penemuan yang besar, seperti lampu pijar, pesawat terbang, Google <img src='http://ismunadji.net/blog/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Dan masih banyak lagi yang lain! Oleh sebab itu, jangan pernah takut<br />
salah!</p>
<p class="MsoNormal"><strong>3. Jika kita bergaul dengan pengecut, otomatis kita juga akan jadi pengecut</strong></p>
<p class="MsoNormal">Anda, pergaulan bisa mempengaruhi kepribadian kita. Jika Anda berada di<br />
lingkungan yang mayoritas tidak punya rasa PD tinggi, maka jangan harap Anda<br />
bisa PD.</p>
<p>Yakinlah, sedikit banyak, PD kita sangat dipengaruhi oleh lingkungan<br />
dimana kita berada. Oleh sebab itu, pandai-pandailah mencari teman atau<br />
pergaulan yang memiliki kepercayaan tinggi.</p>
<p>Anda juga pasti pernah mendengar istilah <em>&#8220;Jika ingin kaya, bergaulah</em></p>
<p class="MsoNormal"><em>dengan orang-orang kaya&#8221;.</em></p>
<p class="MsoNormal">Maksudnya, bukan berarti kalau kita tidak punya uang bisa bersandar pada<br />
mereka dan pinjam uang! <img src='http://ismunadji.net/blog/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> Tapi tujuan kita adalah bisa <em>menyerap</em> &#8216;cara</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt;">berpikir&#8217; mereka yang bisa membuat mereka menjadi kaya!</p>
<p class="MsoNormal"><strong>4. Tidak perlu terpengaruh pendapat orang lain</strong></p>
<p class="MsoNormal">Kita seringkali terpengaruh dengan pendapat orang lain. Sayangnya, tidak<br />
semua pendapat itu benar. Pendapat atau masukan dari luar boleh saja kita<br />
tampung. Tugas kita adalah<strong> *mengolahnya*</strong>,sekaligus untuk evaluasi diri.</p>
<p>Jika ada pendapat yang justru membuat Anda menjadi mundur dan tidak<br />
berhasil, maka Anda perlu menolaknya, tanpa perlu terpengaruh oleh pendapat<br />
itu.</p>
<p>Singkat kata, hilangkan jauh-jauh rasa minder dalam diri kita. Anda tidak<br />
perlu resah dengan kekurangan yang ada.Jika ada melakukan kesalahan, tinggal<br />
perbaiki kesalahan yang Anda buat, dan jadikan kesalahan itu sebagai pengalaman.</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal"><em>The last but not least&#8230;</em> <strong><br />
<strong>Selalu perkaya diri Anda dengan ilmu</strong></strong>.<br />
Karena dengan memiliki banyak ilmu, otomatis kekurangan kita dalam hal lain bisa</p>
<p class="MsoNormal">tertutupi oleh kelebihan lain yang kita miliki!</p>
<p>Begitu banyak orang yang tidak menyadari <em>&#8217;sleeping giant&#8217;</em> dalam</p>
<p class="MsoNormal">dirinya. Potensi dahsyat dan besar yang acapkali diabaikan oleh alam pikirannya<br />
sendiri, yaitu perasaan minder!</p>
<p>So, percaya dirilah Anda! Agar semua potensi dahsyat yang Anda miliki <strong>*keluar*</strong> dan</p>
<p class="MsoNormal">tidak lagi terhambat! <img src='http://ismunadji.net/blog/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Ditulis oleh: Anne Ahira, <strong><a href="http://prospectinternetmarketing.com" target="_blank">Asian Brain</a> Newsletter - Think &amp; Succeed!</strong></p>
<p class="MsoNormal"><em>Kontribusi Anne Ahira &amp; PT. Asian Brain untuk menggali</em></p>
<p class="MsoNormal"><em>dan melejitkan potensi masyarakat Indonesia!</em></p>
<p class="MsoNormal"><em>Diposting oleh : <a href="http://ismunadji.net" target="_blank">Ismunadji</a></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ismunadji.net/blog/bekal-sukses-itu-bernama-pd/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Seperti Apa Anda Mengukir Sejarah?</title>
		<link>http://ismunadji.net/blog/seperti-apa-anda-mengukir-sejarah/</link>
		<comments>http://ismunadji.net/blog/seperti-apa-anda-mengukir-sejarah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Oct 2009 03:18:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ismunadji.net/blog/?p=43</guid>
		<description><![CDATA[
 

&#8220;The difference between a successful
person and others is in a lack of will&#8221;
~ Vince Lombardi, Football Coach
Kebanyakan manusia cukup puas
hanya dengan&#8230;
Lahir - Hidup - dan lalu meninggal.
Hingga akhirnya yang tertinggal hanya
tiga baris di batu nisannya :
Si X, lahir tanggal sekian, dan meninggal
tanggal sekian!
Inginkah Anda menjalani hidup apa
adanya seperti itu?
Seperti apa Anda mengukir sejarah?
Ada 3 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]><xml> <w:WordDocument> <w:View>Normal</w:View> <w:Zoom>0</w:Zoom> <w:PunctuationKerning /> <w:ValidateAgainstSchemas /> <w:SaveIfXMLInvalid>false</w:SaveIfXMLInvalid> <w:IgnoreMixedContent>false</w:IgnoreMixedContent> <w:AlwaysShowPlaceholderText>false</w:AlwaysShowPlaceholderText> <w:Compatibility> <w:BreakWrappedTables /> <w:SnapToGridInCell /> <w:WrapTextWithPunct /> <w:UseAsianBreakRules /> <w:DontGrowAutofit /> </w:Compatibility> <w:BrowserLevel>MicrosoftInternetExplorer4</w:BrowserLevel> </w:WordDocument> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> <w:LatentStyles DefLockedState="false" LatentStyleCount="156"> </w:LatentStyles> </xml><![endif]--><!--[if !mso]><span class="mceItemObject"   classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id=ieooui></span><br />
<mce:style><!  st1\:*{behavior:url(#ieooui) } --></p>
<p><!--[endif]--> <!--[if gte mso 10]><br />
<mce:style><!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} --></p>
<p><!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal"><em>&#8220;The difference between a successful</em></p>
<p class="MsoNormal"><em>person and others is in a lack of will&#8221;</em></p>
<p class="MsoNormal">~ Vince Lombardi, Football Coach</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt;">Kebanyakan manusia cukup puas<br />
hanya dengan&#8230;</p>
<p>Lahir<em> </em>- Hidup - dan lalu meninggal.</p>
<p>Hingga akhirnya yang tertinggal hanya<br />
<strong>tiga baris</strong> di batu nisannya :</p>
<p>Si X, lahir tanggal sekian, dan meninggal<br />
tanggal sekian!</p>
<p>Inginkah Anda menjalani hidup apa<br />
adanya seperti itu?</p>
<p>Seperti apa Anda mengukir sejarah?</p>
<p>Ada 3 hal yang bisa membedakan Anda<br />
dengan kebanyakan orang dalam mengukir<br />
sejarah, yaitu&#8230;</p>
<p><strong>Kemauan, Keilmuan dan Kesempatan.</strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong>1. Kemauan</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt;">Kemauan menjadi kata kunci yang paling<br />
penting dalam menentukan sejarah hidup<br />
Anda.</p>
<p>Anda mau menjadi apa? Seperti apa? dan<br />
di mana? Tentunya hanya Anda yang<br />
paling mengetahuinya!</p>
<p>Cobalah catat semuanya. Baik itu<br />
melalui memori, diary, atau melalui<br />
selembar kertas sekali pun! Anda pasti<br />
punya kemauan!</p>
<p>Jangan pernah katakan Anda tidak punya<br />
kemauan. Hidup itu terlalu pendek untuk<br />
disia-siakan.</p>
<p class="MsoNormal"><strong>2. Keilmuan</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt;">Percaya, segala sesuatu itu pasti ada<br />
ilmunya! Jika Anda punya kemauan dan<br />
memiliki ilmunya, maka segala usaha<br />
akan tercapai dengan lebih baik.</p>
<p>Itu sebabnya Anda harus mau belajar<br />
dan belajar. Anda bisa belajar dimana<br />
saja, kapan saja, dan dengan siapa<br />
saja.</p>
<p>Ingat, tidak pernah ada kata terlambat<br />
untuk belajar, mengenal, memahami, dan<br />
mengamalkan sesuatu hal yang bermanfaat<br />
bagi kehidupan Anda, begitu juga bagi<br />
orang lain.</p>
<p>Dan satu lagi&#8230;.</p>
<p class="MsoNormal"><strong>3. Kesempatan</strong></p>
<p class="MsoNormal">Jika kemauan ada, keilmuan ada, maka<br />
tinggal kesempatanlah yang memutuskan<br />
apakah Anda bisa mengukir sejarah<br />
dengan baik atau tidak.</p>
<p>Kesempatan ini bisa datang dari mana<br />
saja, tergantung kecekatan Anda dalam<br />
memanfaatkan setiap peluang yang ada.</p>
<p>Kita tahu, seringkali kesempatan itu<br />
hadir, tapi kita tidak mampu<br />
memanfaatkannya dengan benar, karena<br />
keilmuannya kurang, meski keinginan<br />
kita itu sebenarnya sudah besar.</p>
<p>Jika ini terjadi, tidak jarang orang<br />
menyesal dan kadang menjadi berfikir<br />
bahwa nasib selalu tidak berpihak<br />
padanya.</p>
<p>Sebenarnya tidak demikian ! Dia<br />
hanya tidak tahu bagaimana cara<br />
menyatukan 3K! Yaitu&#8230;</p>
<p><em>Kemauan, Keilmuan dan Kesempatan!</em></p>
<p>Nah, sekarang Anda tahu, apa yang<br />
harus dilakukan untuk bisa mengukir<br />
sejarah dengan baik dalam hidup Anda!</p>
<p>Padukan antara kemauan, keilmuan dan<br />
kesempatan. Jika kemauan sudah ada,<br />
keilmuan sudah ada, maka kesempatan itu</p>
<p class="MsoNormal">sebenarnya <strong>bisa dicari dan diupayakan!</strong></p>
<p class="MsoNormal">Dan percaya&#8230; ketika ketiga unsur ini<br />
berpadu dalam hidup Anda, maka sejarah<br />
kebesaran tentang Anda telah dimulai. <img src='http://ismunadji.net/blog/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Selamat mencoba!</p>
<p style="margin-bottom: 12pt;">Ditulis oleh: <a href="http://prospectinternetmarketing.com" target="_blank">Anne Ahira.</a> Diposting oleh : <a href="http://ismunadji.net" target="_blank">Ismunadji</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ismunadji.net/blog/seperti-apa-anda-mengukir-sejarah/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Hidup Cuma Sekali Kawan</title>
		<link>http://ismunadji.net/blog/hidup-cuma-sekali-kawan/</link>
		<comments>http://ismunadji.net/blog/hidup-cuma-sekali-kawan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Oct 2009 07:16:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ismunadji.net/blog/?p=41</guid>
		<description><![CDATA[ 

Ambillah waktu untuk berpikir, itu adalah sumber kekuatan
Ambillah waktu untuk bermain, itu adalah rahasia dari masa muda yang abadi
Ambillah waktu untuk berdoa, itu adalah sumber ketenangan
Ambillah waktu untuk belajar, itu adalah sumber kebijaksanaan
Ambillah waktu untuk mencintai dan dicintai, itu adalah hak istimewa yang diberikan Tuhan
Ambillah waktu untuk bersahabat, itu adalah jalan menuju kebahagiaan
Ambillah waktu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]><xml> <w:WordDocument> <w:View>Normal</w:View> <w:Zoom>0</w:Zoom> <w:PunctuationKerning /> <w:ValidateAgainstSchemas /> <w:SaveIfXMLInvalid>false</w:SaveIfXMLInvalid> <w:IgnoreMixedContent>false</w:IgnoreMixedContent> <w:AlwaysShowPlaceholderText>false</w:AlwaysShowPlaceholderText> <w:Compatibility> <w:BreakWrappedTables /> <w:SnapToGridInCell /> <w:WrapTextWithPunct /> <w:UseAsianBreakRules /> <w:DontGrowAutofit /> </w:Compatibility> <w:BrowserLevel>MicrosoftInternetExplorer4</w:BrowserLevel> </w:WordDocument> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> <w:LatentStyles DefLockedState="false" LatentStyleCount="156"> </w:LatentStyles> </xml><![endif]--> <!--[if gte mso 10]><br />
<mce:style><!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} --></p>
<p><!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal">Ambillah waktu untuk berpikir, itu adalah sumber kekuatan<br />
Ambillah waktu untuk bermain, itu adalah rahasia dari masa muda yang abadi<br />
Ambillah waktu untuk berdoa, itu adalah sumber ketenangan<br />
Ambillah waktu <a href="http://prospectinternetmarketing.com/" target="_blank">untuk belajar</a>, itu adalah sumber kebijaksanaan<br />
Ambillah waktu untuk mencintai dan dicintai, itu adalah hak istimewa yang diberikan Tuhan<br />
Ambillah waktu <a href="http://albha-diy.com/blog" target="_blank">untuk bersahabat</a>, itu adalah jalan menuju kebahagiaan<br />
Ambillah waktu untuk tertawa, itu adalah musik yang menggetarkan hati<br />
Ambillah waktu<a href="http://al-jannah-sleman.blogspot.com/" target="_blank"> untuk memberi,</a> itu membuat hidup terasa berarti<br />
Ambillah waktu <a href="http://prospectadforce.com/blog" target="_blank">untuk bekerja,</a> itu adalah nilai keberhasilan</p>
<p>Gunakan waktu sebaik mungkin, karena waktu tidak akan bisa diputar kembali</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Diposting oleh : <a href="../../" target="_blank">Ismunadji</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ismunadji.net/blog/hidup-cuma-sekali-kawan/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Jangan Bersedih Atas Kegagalan, Karena Anda Masih Memiliki Banyak Kenikmatan</title>
		<link>http://ismunadji.net/blog/jangan-bersedih-atas-kegagalan-karena-anda-masih-memiliki-banyak-kenikmatan/</link>
		<comments>http://ismunadji.net/blog/jangan-bersedih-atas-kegagalan-karena-anda-masih-memiliki-banyak-kenikmatan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Sep 2009 06:29:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Jangan Bersedih]]></category>

		<category><![CDATA[Jangan Bersedih |Anda masih memiliki banyak Kenikmatran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ismunadji.net/blog/?p=36</guid>
		<description><![CDATA[
 

Renungkanlah: betapa banyaknya nikmat dan karunia Allah yang ada pada Anda. Lalu bersyukurlah kepada-Nya atas semua itu, dan sadarilah bahwa Anda benar-benar telah bergelimang dengan pemberian-Nya.

Allah berfirman,{ Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah,nisaya kamu tidak akan mampu menghitungnya.}(QS,Ibrahim:34 )

{Dan, menyempurnakan untukmu nikmat-Nya lahir dan batin } (QS,Lukman:20)

{Dan, apa saja nikmat yang ada pada kamu, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]><xml> <w:WordDocument> <w:View>Normal</w:View> <w:Zoom>0</w:Zoom> <w:PunctuationKerning /> <w:ValidateAgainstSchemas /> <w:SaveIfXMLInvalid>false</w:SaveIfXMLInvalid> <w:IgnoreMixedContent>false</w:IgnoreMixedContent> <w:AlwaysShowPlaceholderText>false</w:AlwaysShowPlaceholderText> <w:Compatibility> <w:BreakWrappedTables /> <w:SnapToGridInCell /> <w:WrapTextWithPunct /> <w:UseAsianBreakRules /> <w:DontGrowAutofit /> </w:Compatibility> <w:BrowserLevel>MicrosoftInternetExplorer4</w:BrowserLevel> </w:WordDocument> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> <w:LatentStyles DefLockedState="false" LatentStyleCount="156"> </w:LatentStyles> </xml><![endif]--><!--[if !mso]><span class="mceItemObject"   classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id=ieooui></span><br />
<mce:style><!  st1\:*{behavior:url(#ieooui) } --></p>
<p><!--[endif]--> <!--[if gte mso 10]><br />
<mce:style><!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} --></p>
<p><!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal">Renungkanlah: betapa banyaknya nikmat<span> </span>dan karunia Allah yang ada pada Anda. Lalu bersyukurlah kepada-Nya atas semua itu, dan sadarilah bahwa Anda benar-benar telah bergelimang dengan pemberian-Nya.</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Allah berfirman<em>,{ Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah,nisaya kamu tidak akan mampu menghitungnya.}(</em>QS,Ibrahim:34 )</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal"><em>{Dan, menyempurnakan untukmu nikmat-Nya lahir dan batin }</em> (QS,Lukman:20)</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal"><em>{Dan, apa saja nikmat yang ada pada kamu, maka dari Allahlah datangnya.}</em>(QS, An-Nahl:53)</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Allah menegaskan betapa besarnya kenikmatan yang Dia berikan kepada hamba-hamba-Nya sebagaimana berikut,</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal"><em>{ Bukankah Kami telah memberikan kepadanya kedua mata, Lidah dan dua bibir, Dan Kami telah menunjukkan kepadanya dua jalan.}</em> (QS,Al-Balad: 8-10)</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Ada banyak kenikmatan yang terus mengalir : nikmat kehidupan, nikmat kesehatan, nikmat pendengarah, nikmat pengihatan, nikmat kedua tangan dan kedua kaki, nikmat air dan udara, dan nikmat makanan. Dan yang paling agung dari semua itu adalah nikmat hidayah <em>rabbaniyah</em>, yakni agama Islam. Apakah Anda ingin mata Anda dibeli dengan harga satu juta dolar ?Apakah Anda ingin menjual kedua telinga Anda dengan harga satu juta dolar ? Apakah anda ingin kedua kaki Anda dibeli degan harga satu juta dolar ? Apakah Anda ingin kedua tangan Anda dibeli dengan harga satu juta dolar ? Apakah Anda ingin menjual hati Anda dengan harga satu juta dolar ? Betapa banyak harta yang ada ditanganmu namun Anda tidak menunaikan rasa syukurmu.</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Dikutip dari Buku La-Tahzan, Oleh Dr.Aidh al-Qarni, Penerjemah: Samson Rahman, diposting oleh :<a href="../../"> </a><a href="http://ismunadji.net/blog" target="_blank">Ismunadji</a><a href="http://ismunadji.net/blog" target="_blank">)</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ismunadji.net/blog/jangan-bersedih-atas-kegagalan-karena-anda-masih-memiliki-banyak-kenikmatan/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Bersedih: Tak Diajarkan Syariat dan Tak Bermanfaat</title>
		<link>http://ismunadji.net/blog/bersedih-tak-diajarkan-syariat-dan-tak-bermanfaat/</link>
		<comments>http://ismunadji.net/blog/bersedih-tak-diajarkan-syariat-dan-tak-bermanfaat/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Sep 2009 04:08:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Jangan Bersedih]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ismunadji.net/blog/?p=32</guid>
		<description><![CDATA[ 

Bersedih itu sangat dilarang. Ini ditegaskan dalam firman Allah yang berbunyi,
{Dan, janganlah kamu bersikap lemah dan jangan (pula) bersedih hati.}
(QS. Ali ‘Imran: 139)
“Janganlah bersedih atas mereka” (kalimat ini disebut berulangkali dalam beberapa ayat al-Quran) dan, Janganlah kamu bersedih sesungguhnya Allah selalu bersama kita. (QS. At-Taubah: 40)
Adapun firman Allah yang menunjukkan bahwa kesedihan (bersedih) itu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]><xml> <w:WordDocument> <w:View>Normal</w:View> <w:Zoom>0</w:Zoom> <w:PunctuationKerning /> <w:ValidateAgainstSchemas /> <w:SaveIfXMLInvalid>false</w:SaveIfXMLInvalid> <w:IgnoreMixedContent>false</w:IgnoreMixedContent> <w:AlwaysShowPlaceholderText>false</w:AlwaysShowPlaceholderText> <w:Compatibility> <w:BreakWrappedTables /> <w:SnapToGridInCell /> <w:WrapTextWithPunct /> <w:UseAsianBreakRules /> <w:DontGrowAutofit /> </w:Compatibility> <w:BrowserLevel>MicrosoftInternetExplorer4</w:BrowserLevel> </w:WordDocument> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> <w:LatentStyles DefLockedState="false" LatentStyleCount="156"> </w:LatentStyles> </xml><![endif]--> <!--[if gte mso 10]><br />
<mce:style><!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} --></p>
<p><!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span lang="SV">Bersedih itu sangat dilarang. Ini ditegaskan dalam firman Allah yang berbunyi,</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"><em><span lang="SV">{Dan, janganlah kamu bersikap lemah dan jangan (pula) bersedih hati.</span></em><span lang="SV">}</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"><strong><span lang="SV">(QS. Ali ‘Imran: 139)</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><em><span lang="SV">“Janganlah bersedih atas mereka” </span></em><span lang="SV">(kalimat ini disebut berulangkali dalam beberapa ayat al-Quran) dan, <em>Janganlah kamu bersedih sesungguhnya Allah selalu bersama kita.</em><strong> (QS. At-Taubah: 40)</strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span lang="SV">Adapun firman Allah yang menunjukkan bahwa kesedihan (bersedih) itu tak bermanfaat apapun adalah, <em>”Niscaya tidak ada kekhawatiran atas mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati”</em><strong>(QS. Al-Baqarah: 38)</strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span lang="SV">Bersedih itu hanya akan memadamkan kobaran api semangat, meredakan tekad, dan membekukan jiwa. Dan kesedihan itu ibarat penyakit demam yang membuat tubuh menjadi lemas tak berdaya. Mengapa demikian? Tak lain, karena kesedihan hanya memiliki daya yang menghentikan dan bukan menggerakkan. Dan itu artinya sama sekali tidak bermanfaat bagi hati. Bahkan, kesedihan merupakan satu hal yang paling disenangi setan. Maka dari itu, setan selalu berupaya agar seorang hamba bersedih untuk menghentikan setiap langkah dan niat baiknya. Ini telah diperingatkan Allah dalam firman-Nya, ”<em>Sesungguhnya pembicaraan rahasia itu adalah dari setan supaya orang-orang mukmin berduka cita. </em><strong>(QS. Al-Mujadilah: 10)</strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span lang="SV">Syahdan, Rasulullah s.a.w. melarang tiga orang yang sedang berada dalam satu majelis demikian, “<em>(Janganlah dua orang di antaranya) saling melakukan pembicaraan rahasia tanpa disertai yang ketiga, sebab yang demikian itu akan membuatnya (yang ketiga) berduka </em>cita.” Dan bagi seorang mukmin, kesedihan itu tidak pernah diajarkan. Soalnya, kesedihan merupakan penyakit yang berbahaya bagi jiwa. Karena itu pula, setiap muslim diperintahkan untuk mengusirnya jauh-jauh dan dilarang tunduk kepadanya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span lang="SV">Islam juga mengajarkan kepada setiap muslim agar senantiasa melawan dan menundukkannya dengan segala peralatan yang telah disyariatkan Allah s.w.t.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span lang="SV">Bersedih itu tidak diajarkan dan tidak bermanfaat. Maka dari itu, Rasulullah s.a.w. senantiasa memohon perlindungan dari Allah agar dijauhkan dari kesedihan. </span><span lang="FI">Beliau selalu berdoa seperti ini, “Ya <em>Allah, aku berlindung kepada-Mu dari rasa sedih dan duka cita.</em>“</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span lang="FI">Kesedihan adalah teman akrab kecemasan. Adapun perbedaannya antara keduanya adalah manakala suatu hal yang tidak disukai hati itu berkaitan dengan hal-hal yang belum terjadi, ia akan membuahkan kecemasan. </span><span lang="SV">Sedangkan bila berkaitan dengan persoalan masa lalu, maka ia akan membuahkan kesedihan. Dan persamaannya, keduanya sama-sama dapat melemahkan semangat dan kehendak hati untuk berbuat suatu kebaikan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span lang="FI">Kesedihan dapat membuat hidup menjadi keruh. Ia ibarat racun berbisa bagi jiwa yang dapat menyebabkannya lemah semangat, krisis gairah, dan galau dalam menghadapi hidup ini. Dan itu, akan berujung pada ketidakacuhan diri pada kebaikan, ketidakpedulian pada kebajikan, kehilangan semangat untuk meraih kebahagiaan, dan kemudian akan berakhir pada pesimisme dan kebinasaan diri yang tiada tara.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span lang="FI">Meski demikian, pada tahap tertentu kesedihan memang tidak dapat dihindari dan seseorang terpaksa harus bersedih karena suatu kenyataan. Berkenaan dengan ini, disebutkan bahwa para ahli surga ketika memasuki surga akan berkata, ”<em>Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan duka cita dari kami”.</em><strong> (QS. Fathir: 34)</strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span lang="FI">Ini menandakan bahwa ketika di dunia mereka pernah bersedih sebagaimana mereka tentu saja pernah ditimpa musibah yang terjadi di luar ikhtiar mereka. Hanya, ketika kesedihan itu harus terjadi dan jiwa tidak lagi memiliki cara untuk menghindarnya, maka kesedihan itu justru akan mendatangkan pahala. Itu terjadi, karena kesedihan yang demikian merupakan bagian dari musibah atau cobaan. Maka dari itu, ketika seorang hamba ditimpa kesedihan hendaknya ia senantiasa melawannya dengan doa-doa dan sarana-sarana lain yang memungkinkan untuk mengusirnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"><em><span lang="FI">”Dan, tiada (pula dosa) atas orang-orang yang apabila mereka datangkepadamu, supaya kamu memberi mereka kendaraaan, lalu kamu berkata: “Aku tidak memperoleh kendaraan untuk membawamu”, lalu mereka kembali sedang mata mereka bercucuran air mata karena kesedihan, lantaran mereka tidak memperoleh apa yang akan mereka nafkahkan”. </span></em><strong><span lang="FI">(QS. At-Taubah: 92)</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span lang="FI">Demikianlah, mereka tidaklah dipuji dikarenakan kesedihan mereka semata. Tetapi, lebih dikarenakan kesedihan mereka itu justru mengisyaratkan kuatnya keimanan mereka. Pasalnya, kesedihan mereka berpisah dengan Rasulullah adalah dikarenakan tidak mempunyai harta yang akan dibelanjakan dan kendaraan untuk membawa mereka pergi berperang. Ini merupakan peringatan bagi orang-orang munafik yang tidak merasa bersedih dan justru gembira manakala tidak mendapatkan kesempatan untuk turut berjihad bersama Rasulullah.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span lang="FI">Kesedihan yang terpuji — yakni yang dipuji setelah terjadi — adalah kesedihan yang disebabkan oleh ketidakmampuan menjalankan suatu ketaatan atau dikarenakan tersungkur dalam jurang kemaksiatan. Dan kesedihan seorang hamba yang disebabkan oleh kesadaran bahwa kedekatan dan ketaatan dirinya kepada Allah sangat kurang. Maka, hal itu menandakan bahwa hatinya hidup dan terbuka untuk menerima hidayah dan cahaya-Nya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span lang="FI">Sementara itu, makna sabda Rasululllah dalam sebuah hadis shahih yang berbunyi, <em>“Tidaklah seorang mukmin ditimpa sebuah kesedihan, kegundahan dan kerisauan, kecuali Allah pasti akan menghapus sebagian dosa-dosanya,” </em>adalah menunjukkan bahwa kesedihan, kegundahan dan kerisauan itu merupakan musibah dari Allah yang apabila menimpa seorang hamba, maka hamba tersebut akan diampuni sebagian dosa-dosanya. Dengan begitu, hadits ini berarti tidak menunjukkan bahwa kesedihan, kegundahan dan kerisauan merupakan sebuah keadaan yang harus diminta dan dirasakan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span lang="FI">Bahkan, seorang hamba justru tidak dibenarkan meminta atau mengharap kesedihan dan mengira bahwa hal itu merupakan sebuah ibadah yang diperintahkan, diridhai atau disyariatkan Allah untuk hamba-Nya. Sebab, jika memang semua itu dibenarkan dan diperintahkan Allah, pastilah Rasulullah s.a.w. akan menjadi orang pertama yang akan mengisi seluruh waktu hidupnya dengan kesedihan-kesedihan dan akan menghabiskannya dengan kegundahan-kegundahan. Dan hal seperti itu jelas sangat tidak mungkin. Karena, sebagaimana kita ketahui, hati beliau selalu lapang dan wajahnya selalu dihiasi senyuman, hatinya selalu diliputi keridhaan, dan perjalanan hidupnya selalu dihiasi dengan kegembiraan. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span lang="FI">Memang, dalam hadist Hindun ibn Abi Halah tentang sifat Nabi s.a.w. disebutkan bahwa, <em>“Sesungguhnya, dia selalu bersedih”. </em>Namun, hadist ini ternyata kurang dapat dipercaya, sebab dalam silsilah perawinya terdapat seorang perawi yang tidak dikenal. Selain itu, muatan hadits inipun jelas sangat bertentangan dengan realitas kehidupan Rasulullah s.a.w. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span lang="FI">Bagaimana mungkin Rasulullah dikatakan selalu dirundung kesedihan? Bukankah Allah telah melindungi beliau dari kesedihan yang berkaitan dengan urusan keduniaan dan semua unsur-unsurnya, melarangnya agar tidak bersedih atas perilaku orang-orang kafir, dan mengampuni semua dosa-dosanya yang telah berlalu maupun yang belum terjadi? Nah, dari manakah sumber kesedihan itu? Bagaimana pula kesedihan itu dapat menembus pintu hati beliau? Dan dari jalan manakah kesedihan itu dapat menyusup ke dalam lubuk hatinya? Bukankah beliau s.a.w. senantiasa hatinya diliputi dzikir, jiwanya dialiri semangat <em>istiqamah, </em>pikirannya selalu dibanjiri <em>hidayah rabbaniyah, </em>dan hatinya senantiasa tenteram dengan janji Allah serta rela dengan semua ketentuan dan perbuatan-Nya? Bahkan, Rasulullah adalah orang yang terkenal ramah dan murah senyum sebagaimana dilukiskan oleh salah satu gelarnya sebagai “seseorang yang murah senyum”.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span lang="FI">Siapa saja yang membaca, menghayati, dan mendalami sejarah perjalanan hidup beliau dengan seksama dan menyeluruh, maka ia akan mengetahui bahwa Rasulullah s.a.w. diturunkan ke dunia ini untuk menghancurkan kebatilan, mengusir kesuntukan, kegelisahan, kesedihan dan kecemasan, serta membebaskan jiwa dari tekanan keragu-raguan, kebingungan, kegundahan dan keguncangan. Bersamaan dengan itu, beliau juga diutus untuk menyelamatkan jiwa manusia dari segala bentuk hawa nafsu yang membinasakan. Maka begitulah, betapa banyaknya karunia Allah yang telah dianugerahkan kepada manusia.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span lang="FI">Ada sebuah hadist menyebutkan bahwa, <em>“Sesungguhnya Allah sangat mencintai hati yang senantiasa bersedih.” </em>Namun, hadist ini ternyata tidak memiliki sanad (jalur periwayatan) dan perawi yang jelas, alias kurang dapat dipercaya. Singkatnya, hadist ini jelas kurang dapat dipertanggungjawabkan keshahihannya. </span><span lang="SV">Selain itu, hadist ini juga tidak dapat dikategorikan shahih karena sangat bertentangan dengan ajaran agama dan tuntunan syariat. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span lang="SV">Dan kalau memang <em>khabar </em>(hadist) itu akan dianggap shahih, maka penjelasannya adalah demikian: kesedihan itu adalah salah satu musibah dari Allah yang ditimpakan kepada hamba-Nya untuk mengujinya. Artinya, jika hamba tersebut mampu menghadapinya dengan kesabaran, maka sesungguhnya Allah mencintai kesabaran orang tersebut dalam menghadapi cobaan itu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span lang="SV">Demikianlah, maka merupakan kesalahan besar bagi orang-orang yang memuja kesedihan, senantiasa berusaha menciptakan kesedihan, dan mencoba membenar-benarkan kesedihan mereka dengan dalih bahwa syariat telah menganjurkan dan memandangnya sebagai sesuatu yang baik. Sebab, pada kenyataannya dalil-dalil syariat melarang hal itu. Bahkan, syariat justru memerintahkan setiap manusia agar tidak bersedih dan selalu ceria.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span lang="SV">Hadits lain menyebutkan, <em>“Jika Allah mencintai seorang hamba, maka Dia akan memancangkan sebuah gemuruh ratapan di dalam hatinya. Dan apabila Dia membenci seorang hamba, maka Dia akan menanamkan seruling nyanyian di dalam dadanya.”</em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span lang="SV">Memang, hadist ini bersumber dan berasal dari <em>Israiliyat </em>(mitos Bangsa Israel). Ada pula yang mengatakan bahwa hadits ini termaktub dalam Taurat. Meski demikian, perkataan ini memiliki pesan makna yang benar.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span lang="SV">Sebagaimana sering kita lihat, orang mukmin akan senantiasa bersedih atas dosa-dosa yang pernah dilakukannya, sementara orang yang durhaka akan senantiasa lalai, tidak pernah serius, dan berdendang kegirangan justru karena dosa-dosanya. Dan kalaupun ada kesedihan yang menimpa orang-orang salih, maka itu tak lebih dari sebuah penyesalan terhadap kebaikan-kebaikan yang terlewatkan, ketidakmampuan mereka mencapai derajat yang tinggi dan kesadaran bahwa mereka telah melakukan banyak kesalahan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span lang="SV">Demikianlah, alasan yang mendasari kesedihan ini berbeda dengan alasan yang mendasari kesedihan orang-orang yang durhaka. Mereka bersedih karena tidak mendapatkan keduniaan, keindahan, dan kenikmatan duniawi. Kesedihan, kegundahan dan kegelisahan mereka adalah karena keduniaan, untuk keduniaan dan di jalan menuju keduniaan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span lang="SV">Dalam sebuah Firman-Nya, Allah menceritakan keadaan seorang nabi dari Bani Israel demikian,</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"><em><span lang="SV">”Dan, kedua matanya menjadi putih karena kesedihan dan dia adalah seorang yang menahan amarahnya (kepada anak-anaknya)”.</span></em><strong><span lang="SV"> (QS. Yusuf: 84)</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span lang="SV">Ayat ini mengabarkan tentang kesedihan Nabi Ya’qub saat harus kehilangan anak yang menjadi kekasihnya. Ini merupakan kabar bahwa cobaan tersebut sama beratnya dengan musibah atau ujian yang dirasakan oleh seseorang saat dipisahkan dengan buah hatinya. Betapapun, ayat di atas hanya sekadar memberi kabar dan lukisan tentang beratnya cobaan seorang nabi. Dan itu bukan berarti bahwa kesedihan seperti itu diperintahkan atau dianjurkan. Bahkan justru sebaliknya, kita diperintahkan untuk <em>ber-isti’adzah </em>(memohon perlindungan) kepada Allah dari segala kesedihan. Sebab, bagaimanapun kesedihan adalah laksana awan tebal, malam pekat yang panjang, dan aral panjang yang melintang di tangah jalan ke arah kemuliaan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span lang="SV">Selain Abu Utsman al-Jabari, semua ahli sufi sepakat bahwa bersedih karena perkara duniawi itu tidak terpuji. Menurut Abu Ustman, kesedihan itu —apapun bentuknya— adalah sebuah keutamaan dan tambahan kebajikan bagi seorang mukmin, yakni dengan syarat bila kesedihan itu bukan dikarenakan suatu kemaksiatan. la juga mengatakan, “Bahwa kalau kesedihan itu tidak diwajibkan secara khusus, maka ia diwajibkan sebagai</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span lang="FI">sarana mensucikan diri.”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span lang="FI">Syahdan, ada pula yang berkata, “Tidak diragukan lagi bahwa kesedihan merupakan ujian dan cobaan dari Allah sebagaimana halnya penyakit, kegundahan, dan kegalauan. Namun jika dikatakan bahwa kesedihan adalah tingkatan yang harus dilalui seorang sufi adalah tidak benar.”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span lang="ES">Atas dasar itu, sebaiknya Anda berusaha untuk senantiasa gembira dan berlapang dada. Jangan lupa memohon kepada Allah agar selalu diberi kehidupan yang baik dan diridhai, kejernihan hati, dan kelapangan pikiran. Itulah kenikmatan-kenikmatan di dunia. Betapapun, sebagian ulama mengatakan bahwa di dunia ini terdapat surga, dan barangsiapa tidak pernah memasuki surga dunia itu, maka ia tidak akan masuk surga akhirat.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span lang="ES">Allah adalah satu-satunya Dzat yang pantas kita mohon agar melapangkan hati kita dengan cahaya iman, menunjukkan hati kepada jalan-Nya yang lurus, dan menyelamatkan kita dari kehidupan yang susah dan menyesakkan.</span></p>
<p>Dikutip dari Buku La-Tahzan, Oleh Dr.Aidh al-Qarni, Penerjemah: Samson Rahman, diposting oleh :<a href="../../"> </a><a href="http://ismunadji.net/blog" target="_blank">Ismunadji</a>)</p>
<p class="MsoNormal">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ismunadji.net/blog/bersedih-tak-diajarkan-syariat-dan-tak-bermanfaat/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Isilah Waktu Luang Anda Dengan Berbuat</title>
		<link>http://ismunadji.net/blog/isilah-waktu-luang-anda-dengan-berbuat/</link>
		<comments>http://ismunadji.net/blog/isilah-waktu-luang-anda-dengan-berbuat/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Sep 2009 07:41:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ismunadji.net/blog/?p=11</guid>
		<description><![CDATA[Orang banyak menganggur dalam hidup ini, biasanya akan menjadi penyebar isu dan desas desus yang tidak berfaedah, karena itu pikiran mereka akan melayang tak tahu arah, Dan &#8221; Mereka rela berada bersama-sama orang-orang yang tidak  pergi berperang  ( QS, At-Taubah : 87 )

Waktu yang paling berbahaya bagi akal adalah manakala pemiliknya mengganggur dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 100%;">Orang banyak menganggur dalam hidup ini, biasanya akan menjadi penyebar isu dan desas desus yang tidak berfaedah, karena itu pikiran mereka akan melayang tak tahu arah, Dan <em>&#8221; Mereka rela berada bersama-sama orang-orang yang tidak  pergi berperang </em> ( QS, At-Taubah : 87 )</span></p>
<div class="entry" style="text-align: justify;">
<p><span style="font-size: 100%;">Waktu yang paling berbahaya bagi akal adalah manakala pemiliknya mengganggur dan tak berbuat apa-apa, orang seperti itu, ibarat mobil yang berjalan dengan kecepatan tinggi tanpa sopir, akan mudah oleng kekanan dan kekiri.</span></p>
<p><span style="font-size: 100%;">Apabila pada suatu saat Anda mendapatkan diri Anda sendiri dalam keadaan menganggur tanpa kegiatan, bersiaplah untuk bersedih, gundah, dan cemas ! Sebab dalam keadaan kosong itulah pikiran Anda akan menerawang ke mana-mana mulai mengingat kegelapan masa lalu,menyesali kesialan masa kini, hingga mencemaskan kelamnya masa depan yang belum tentu Anda alami. Dan itu membuat akal pikiran Anda tak terkendali dan mudah lepas kontrol.Maka dari itu, saya nasehatkan kepada Anda dan diriku sendiri bahwa mengerjakan amalan-amalan yang bermanfaat adalah lebih baik daripada terlarut dalam kekosongan yang membinasakan. Singkatnya, membiarkan diri dalam kekosongan itu sama halnya dengan bunuh diri dan merusak tubuh dengan narkoba.</span></p>
<p><span style="font-size: 100%;">Waku kosong itu tak ubahnya dengan siksaan halus ala penjara Cina; meletakkan si narapidana dibawah pipa air yang hanya dapat meneteskan air satu tetes setiap menit selama bertahun-tahun. Dan dalam masa penantian yang panjang itulah, biasanya seorang napi akan menjadi stres dan gila. Berhenti dari kesibukan itu kelengahan, dan waktu kosong adalah pencuri yang culas. Adapun akal Anda, tak lain merupakan mangsa empuk yang siap dicabik-cabik oleh ganasnya terkaman kedua hal tadi; kelengahan dan si &#8220;pencuri&#8221;. Karena itu bangkitlah sekarang juga, Kerjakan shalat, baca buku, bertasbih, mengaji, menulis, merapikan menja kerja, merapikan kamar, atau berbuatlah sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain untuk mengusir kekosongan itu! Ini, karena aku ingin mengingatkan Anda agar tidak berhenti sejenakpun dari melakukan sesuatu yang bermanfaat. Bunuhlah setiap waktu kosong dengan ,pisau kesibukan ! Dengan cara itu, dokter-dokter dunia akan berani menjamin bahwa Anda telah mencapai 50% dari kebahagiaan.Lihatlah para petani, nelayan dan para kuli bangunan ! Mereka dengan ceria mendendangkan lagu-lagu seperti burung-burung di alam bebas. Mereka tidak seperti Anda yang tidur diatas ranjang empuk, tetapi selalu gelisah dan menyeka air mata kesedihan. ( Diposting oleh <a href="../../">Ismunadji</a> <a href="../../"> </a> , dikutip dari Buku  LaTahzan,Jangan Bersedih,Penulis  Dr.Aidh al-Qarni,Penerjemah :Samson Rahman  )</span></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ismunadji.net/blog/isilah-waktu-luang-anda-dengan-berbuat/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
