Peluang Bisnis di Internet

September 29, 2009

FAKTA: Ada Banyak Peluang Bisnis di Internet. Tapi Sayang…Tidak Semua Orang

Tahu Bagaimana Caranya !

Kenapa ANDA Sebaiknya

Mulai Melirik Bisnis Online & Belajar

Internet Marketing Dari Sekarang!

  • Semakin hari pengguna Internet semakin banyak. Ini berarti “pasar” di Internet semakin hari semakin tidak terbatas!
  • Tidak ada ‘krisis global’ di dunia Internet Marketing. Yang terjadi adalah kebalikan! Peluang usaha semakin banyak, dan bertambah setiap hari!
  • Internet Marketing atau bisnis online cukup dijalankan di rumah saja! Tidak kena macet, apalagi hujan-hujanan! :-)
  • Saat Anda paham betul dan menguasai ilmu Internet Marketing, Anda bisa jualan APA SAJA , dan KE MANA SAJA, semau Anda… sesuka hati!
  • Di jaman sekarang, dan apalagi tahun-tahun mendatang, orang yang mampu menyatukan ILMU dengan TEKNOLOGI adalah mereka yang akan tampil sebagai pemenang. Mereka akan semakin maju dan semakin kaya !

“Jika Anda Serius Ingin Mendapatkan Penghasilan
Tambahan
Melalui Internet, Saya Ajak Anda Untuk Mulai Belajar di Asian Brain - No Strings Attached! - BULAN
PERTAMA GRATIS!, Silahkan klik Disini

Tentukan Perubahan - Jangan Menunggu!

September 28, 2009

Banyak orang yang suka mengeluh dalam
hidupnya. Misalnya, dengan menyalahkan
nasib buruk yang menimpanya.

Tentu saja cara ini tidak akan pernah menjadikan
kehidupannya menjadi lebih baik, bukan?

Ada pepatah bijak mengatakan :

"You can not chance the wind direction,
but you can only chance your wing
direction"

Kita  tidak akan pernah bisa merubah
arah angin, yang dapat kita lakukan
adalah mengubah arah sayap.

Dengan kata lain…

‘Realita’ kehidupan tidak akan berubah
kecuali kita sendirilah yang mengubah
’sudut pandang’ terhadap realita yang ada!

Fakta: "Tidak ada seorang pun yang
memilih kita untuk sukses. Kita sendirilah
yang menentukan pilihan tersebut!"

Kebanyakan orang akan tertarik sejenak
ketika diingatkan akan hal di atas, tapi
kemudian berlalu kembali…. Sementara
waktu terus berjalan, dan akhirnya tidak
pernah ada perubahan dalam hidupnya!

Sangat disayangkan.

Seringkali orang tidak berani melakukan
perubahan dalam hidupnya. Dia hanya
menunggu, dan menunggu adanya
perubahan tersebut.

Menunggu bantuan orang lain, menunggu
bantuan teman untuk mendapatkan
pekerjaan yang enak, sampai menunggu
warisan ;-)

Sekarang logikanya, jika memang hanya
dengan menunggu perubahan itu akan
datang, maka jumlah orang sukses
seharusnya jauh lebih banyak.

Bukankah kenyatannya tidak demikian?

Lalu, jika ingin sukses, apa yang
seharusnya kita lakukan?

Ciptakan perubahan!

Jangan selalu menunggu orang lain.

Berikut beberapa tips yang bisa membantu
kita untuk menciptakan perubahan:

1. Do your best, whatever happens
will be for the best!

Lakukan dan selesaikan semua tugas
dan pekerjaan semaksimal mungkin,
bukan hanya terus menunggu dan
berharap.

Lakukan semuanya dengan tujuan
untuk selalu mendapatkan hasil *terbaik*
yang bisa Soegeng capai!

2. Mulai buat jaringan seluas-luasnya.

Dengan banyak mengenal orang,
maka pengetahuan kita akan semakin
bertambah.

Seseorang yang kelihatannya sederhana
bisa jadi menyimpan kedalaman ilmu
yang tidak kita duga!

Oleh sebab itu, alangkah bijaknya jika
kita menjadikan ’setiap orang adalah guru’
dan kehidupan ini adalah universitasnya.

3. Berusahalah selalu untuk bersikap proaktif.

Sikap ini sangat diperlukan jika ingin
mendapatkan kesempatan yang lebih
luas dan cepat dalam berbagai macam hal!

4. Bersikaplah Fleksibel.

Cobalah untuk memahami suatu hal
dari berbagai sudut pandang. Jangan
terpaku pada satu cara, yang bisa jadi
tidak lagi relevan kita gunakan.

Dengan bersikap fleksibel, wawasan
kita akan semakin bertambah.

Satu hal penting yang harus selalu diingat:
Kita-lah yang memutuskan untuk berubah.
Kita-lah yang menentukan menjadi sukses,
bukan orang lain!

Jika pilihan sukses tidak pernah kita ambil,
maka orang lain akan mengambil pilihan tersebut.
Dan, kita akhirnya hanya akan menyaksikan
kesuksesan mereka, tanpa pernah merasakannya…

Bukankah Soegeng tidak berharap demikian?
Jika memang tidak, tentukan perubahan…
MULAI HARI INI. Jangan terus menunggu! ^_^

Sukses untuk Anda :-)

Ditulis oleh: Anne Ahira dipoting oleh Ismunadji


Sempatkan Untuk Mendengar!

September 18, 2009

Banyak orang bisa ‘berkata’, namun sedikit yang mau
‘mendengar’. Padahal jika kita mau kembali ke hukum alam,
seharusnya kita harus lebih banyak mendengar daripada
bicara. Bukankah Tuhan memberi kita dua telinga dan hanya
satu mulut? :-)

Begitupun jika kita saksikan pada bayi yang baru lahir.
Indra pendengaran lebih dulu berfungsi daripada yang
lainnya. Lalu, mengapa mendengar lebih susah daripada
berbicara?

Meski secara kasat mata mendengar adalah hal yang gampang,
namun nyatanya banyak orang yang lebih suka didengarkan
daripada mendengarkan.

Mendengarkan merupakan bagian esensi yang menentukan
komunikasi efektif. Tanpa kemampuan mendengar yang bagus,
biasanya akan muncul banyak masalah. Yang sering terjadi,
kita merasa bahwa kitalah yang paling benar. Kita tidak
tertarik untuk mendengarkan opini yang berbeda dan hanya
tergantung pada cara kita.

Selalu merasa benar, paling kompeten, dan tidak pernah
melakukan kesalahan. Duh… malaikat kali! :-)

Jika kita selalu merasa bahwa diri kita benar, dan cara
kitalah yang paling tepat, itu berarti kita tidak pernah
mendengarkan. Ide dan opini kita sangat sukar untuk diubah
jika fakta tidak mendukung keyakinan kita. Bahkan kalau ada
fakta pun kita mungkin hanya akan sekedar meliriknya saja.

Mungkin saat ini kita nyaman dengan cara kita, tapi untuk
jangka waktu yang panjang, orang-orang akan menolak dan
membenci kita. Jika kita mau mulai mendengarkan orang lain,
maka suatu saat kita akan menyadari kesalahan kita.

Jawaban untuk mengatasi sifat ini adalah mengasah skill
mendengar aktif. Mendengar tidak selalu dengan tutup mulut,
tapi juga melibatkan partisipasi aktif kita. Mendengar yang
baik bukan berharap datangnya giliran berbicara.

Mendengar adalah komitmen untuk memahami pembicaraan dan
perasaan lawan bicara kita. Ini juga sebagai bentuk
penghargaan bahwa apa yang orang lain bicarakan adalah
bermanfaat untuk kita. Pada saat yang sama kita juga bisa
mengambil manfaat yang maksimal dari pembicaraan tersebut.

Seni mendengar dapat membangun sebuah relationship. Jika
kita melakukannya dengan baik, orang-orang akan tertarik
dengan kita dan interaksi kita akan semakin harmonis.

Berikut teknik mudah yang dapat dipraktekkan oleh Anda
dengan sangat wajar untuk menjadi seorang pendengar yang
baik :

1. Peliharalah kontak mata dengan baik. Ini menunjukkan
kepada lawan bicara tentang keterbukaan dan kesungguhan
kita

2. Condongkan tubuh ke depan. Ini menunjukkan ketertarikan
kita pada topik pembicaraan. Cara ini juga akan
mengingatkan kita untuk memiliki sudat pandang yang lain,
yaitu tidak hanya fokus pada diri kita.

3. Buat pertanyaan ketika ada hal yang butuh klarifikasi
atau ada informasi baru yang perlu kita selidiki dari lawan
bicara kita.

4. Buat selingan pembicaraan yang menarik. Hal ini bisa
membuat percakapan lebih hidup dan tidak monoton.

5. Cuplik atau ulang beberapa kata yang diucapkan oleh
lawan bicara kita. Ini menunjukkan bahwa kita memang
mendengarkan dengan baik hingga hapal beberapa cuplikan
kata.

6. Buatlah komitmen untuk memahami apa yang ia katakan,
meskipun kita tidak suka atau marah. Dari sini kita akan
mengetahui nilai-nilai yang diterapkan lawan bicara kita,
yang mungkin berbeda dengan nilai yang kita terapkan.

Dengan berusaha untuk memahami, bisa jadi kita akan
menemukan sudut pandang, wawasan, persepsi atau kesadaran
baru, yang tidak terpikirkan oleh kita sebelumnya.

Seorang pendengar yang baik sebenarnya hampir sama
menariknya dengan pembicara yang baik. Jika kita selalu
pada pola yang benar untuk jangka waktu tertentu, maka
suatu saat kita akan merasakan manfaatnya.

Prosesnya mungkin akan terasa lama dan menjemukan, tapi
lama-kelamaan akan terasa berharganya upaya yang telah kita
lakukan. Kita akan merasa lebih baik atas diri kita,
hubungan kita, teman-teman kita, anak-anak kita, maupun
pekerjaan.

Kesimpulan: jadilah pendengar yang baik, karena sifat ini
bisa menjadi kunci untuk mengembangkan pikiran yang
positif, dan merupakan salah satu tangga  Anda untuk
mencapai kesuksesan!

Ditulis oleh Anne Ahira (http://prospectinternetmarketing.com) diposting oleh Ismunadji

DUNIA MAYA YANG SAYA NIKMATI

September 1, 2009

Saya lahir pada tahun 1951 sedangkan bulan dan tanggalnya tidak saya temukan, karena data yang saya punya ada di ijazah SR ( SD ) saya dengan ijazah di SMEP dan SMEA saya tidak sama, akhirnya saya menggunakan data terakhir yang tercantum di ijazah SMEA saya, yakni tgl. 15 juli 1951.

Saya lahir dari keluarga tidak punya, Ayah seorang buruh tukang kayu dan ibu saya seorang buruh tani, kedua orang tua saya asli Bantul, sedang saya lahir dan besar di Yogyakarta, tepatnya di Kampung Mergangsan Lor.

Masa kanak-2, saya habiskan di SR(Sekolah Rakyat), Sekarang SD(Sekolah Dasar) di kampung Mergangsan, letaknya hanya 200 m dari rumah, semasa sekolah SD sempat tinggal kelas di kelas 5, jadi SD, saya jalani selama 7 tahun. Saya rtermasuk murid yang rajin, tapi tidak tahu kok saya bisa tinggal kelas, saya yang bodoh atau guru saya yang tidak bisa mengajar sehingga saya harus menjalani di kelas 5 SD selama 2 tahun, namun Alhamdulillah saya lulus dari kelas 6 SD termasuk juara 3(tiga) dari SD saya di Mergangsan.

Ternyata juara 3 dari SD Mergangsan, tidak bisa mengantarkan saya masuk SMP Negeri, akhirnya saya masuk di SMEP ( Sekolah Menengah Ekonomi Pertama ) di Yayasan PIRI Yogyakarta, lagi lagidi SMEP PIRI ini saya jalalani selama 3,5 tahun, tapi kali ini bukan karena saya bodoh, tetapi karena Pemerintah RI saat ini sedang kacau ( Tahun 1965, terjadi G30 S( Gerakan 30 September 1965 oleh PKI) jadi sekolah saya menjadi korbannya, tahun akhir ajaran diundur dari Juli menjadi Desember. Tapi akhirnya saya lulus juga pada Tahun 1967. Kalau tidak salah Pemerintah pada saat itu mengadakan pemotongan nilai uang dari Rp. 1.000.- menjadi Rp. 1,- karena inflasi hampir mencapai 1000%.

Tahun 1967 saya masuk SMEA Negeri II, saya masuk dengan modal pinjaman orang tua saya sebesar Rp. 500.- dan Alhamdulillah saya diterima dan dpat menyelesaikan sekolah tepat selama 3 tahun. Tahun 1970 saya lulus SMEA tetapi tidak bisa melanjutkan karena kendala biaya. ( Bersambung )

Ditulis dan diposting oleh : Ismunadji

"Ya Allah!" #1

Ketika bumi terasa menyempit dikarenakan himpitan persoalan hidup, dan jiwa terasa tertekan oleh beban berat kehidupan yang harus Anda pikul, menyerulah:"Ya Allah!". Kuingat Engkau saat alam begitu gelap gulita, dan wajah zaman berlumuran debu hitam Kusebut nama-Mu dengan lantang disaat fajar menjelang, dan fajarpun merekah seraya menebar senyuman indah .
Continue reading »

Jangan Bersedih #2

Jangan Bersedih Atas Kegagalan, Karena anda Masih Memiliki Banyak Kenikmatan. Jangan Bersedih Bila Kebaikan Anda Tak dihargai Orang, Sebab yang Anda Cari Adalah Pahala dari Allah!.
Continue reading »